Perawatan Luka Diabetes Bandung

0 Comments

Perawatan Luka Diabetes Bandung 082176110044 – Mengenal Ciri-ciri Luka Diabetes di Kaki dan Cara Merawatnya

 

Ciri-ciri luka diabetes pada kaki tidak jauh berbeda dengan luka diabetes di bagian tubuh lainnya. Biasanya, kondisi luka akan disertai dengan adanya nyeri kronis, bengkak, bernanah & menimbulkan bau.

 

Cara mengobati luka diabetes

 

Pakailah obat jenis losion atau krim untuk mencegah luka diabetes akibat dari kondisi kulit yang kering.

 

Ketika seseorang terkena diabetes atau kencing manis, maka pada waktu itu pula tubuhnya sangat rentan untuk mengalami terjadi infeksi akibat kondisi luka yang tidak kunjung sembuh. Luka diabetes memiliki ciri khas yang seringkali muncul sebagai penyebab kadar gula darah yang tidak terkontrol dengan baik. Luka ini bisa saja muncul di seluruh bagian tubuh, tapi paling sering terjadi di area kaki.

 

Pada kondisi yang parah, luka yang diakibatkan diabetes akan menyebabkan terjadinya kematian jaringan, sehingga kedepannya mau tidak mau area tubuh yang terluka bisa saja harus diamputasi. Tindakan medis ini perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran bakteri lebih luas agar tidak menginfeksi bagian tubuh lainnya.

 

Sebagian besar masyarakat menganggap enteng soal luka ini, sehingga penanganannya pun terlambat untuk dilakukan dan membuat area yang terluka harus lakukan tindakan amputasi. Karena itu, Anda perlu mengenali ciri-ciri kondisi luka karena diabetes saat dini dan langsung mencari perawatan tenaga medis pabila mengalami hal yang sama.

 

Ciri-ciri luka diabetes di kaki

 

Ciri-ciri luka diabetes di kaki tidaklah berbeda dengan kondisi luka akibat diabetes di bagian tubuh lainnya. Bagi orang yang mengidap diabetes akan mengalami gejala di bawah ini:

 

  • Adanya Nyeri kronis
  • Pada beberapa orang tidak disertai nyeri sama sekali dan luka muncul tanpa disadari
  • Bengkak
  • Kemerahan
  • Kondisi Terasa panas jika disentuh
  • Membuat kaki tidak bisa berfungsi dengan baik
  • Bernanah dan menimbulkan bau
  • Selanjutnya beberapa waktu kedepan muncul rasa kebas akibat kerusakan saraf yang terjadi
  • Bisa terjadi Demam dan menggigil

Penyebab munculnya luka diabetes di kaki

 

Penyakit diabetes melitus dapat merusak kondisi tubuh hingga ke bagian terkecilnya, yaikni sel dan tingginya kadar gula pada darah bisa merusak fungsi sel darah putih. Padahal, sel darah putih memiliki peran utama dalam sistem daya tahan tubuh.

 

Kerusakan fungsi sel darah putih ini, membuat tubuh pada penderita diabetes kesulitan melawan bakteri. Sehinga kerusakan tersebut pun menghambat dalam proses penyembuhan luka diabetes.

 

Bagi penderita diabetes yang tidak mengonsumsi obat untuk menurunkan gula darah serta menjaga pola makanan, kebiasaan tersebut bisa menyebabkan luka diabetes di bawah ini bisa terjadi.

 

  • Nutrisi &;oksigen di dalam tubuh, tidak bisa memberikan energi kepada sel.
  • Peningkatan risiko peradangan di sel tubuh.
  • Sistem imun tidak bisa bekerja dengan secara efisien.

Mengapa luka pada penderita diabetes sulit sembuh?

 

Ketiga faktor di atas dapat memperlambat penyembuhan luka. Ditambah lagi, karena tubuh menjadi lebih rentan terhadap bakteri, risiko terjadinya infeksi pun jauh makin meningkat.

 

Gula ialah makanan kesukaan bagi bakteri. Bila kadar gula di dalam tubuh darah tinggi, maka bakteri akan lebih mudah berkembang. Padahal, kemampuan sistem imun bagi penderita diabetes untuk melawan bakteri sudahlah menurun.

 

Berkembangnya bakteri bisa menyebabkan terjadi infeksi pada luka. Bila luka dibiarkan tanpa perawatan khusus, infeksi yang terjadi, lama-kelamaan akan semakin menyebar dan berujung pada adanya komplikasi. Jika komplikasi sudah terjadi, anggota tubuh yang terluka harus dilakukan tindakan medis seperti di amputasi, karena sudah kehilangan pasokan darah serta mengalami kematian jaringan.

 

Cara merawat luka diabetes untuk mencegah timbulnya luka


Meski luka diabetes melitus bisa terjadi di bagian tubuh manapun, kaki menjadi anggota tubuh yang paling sering mengalaminya. Untuk mencegah terjadinya luka diabetes melitus yang timbul, ikuti beberapa langkah di bawah ini.

 

1. Memonitor kondisi kaki setiap hari

 

Diabetes juga mampu merusak saraf, sehingga membuat kaki terasa kebas. Alhasil, penderita diabetes kerap tidak sadar adanya luka pada kaki.

 

Sehingga, penting bagi Anda untuk selalu memeriksa kondisi kaki setiap hari, sebagai langkah pertama dalam pencegahan sebelum terjadinya luka diabetes yang parah. Bila kesulitan untuk melihat kondisi kaki, gunakan bantuan alat cermin, atau minta bantuan kepada orang terdekat Anda.

 

2. Cuci kaki dengan baik

 

Saat mandi, bersihkan kaki menggunakan sabun dan air hangat. Setelah itu, keringkan seluruh permukaannya, termasuk bagian sela-sela jari. Bila sela-sela jari dibiarkan lembap maka bisa menjadi sumber awal luka.

 

Gunakan produk jenis losion atau krim agar kulit kaki tidak menjadi kering. Kondisi kulit yang kering, bahkan bila terlihat seperti retak, bisa mencetus terbentuknya luka.

 

3. Gunakan alas kaki yang nyaman

 

Pilih alas kaki yang nyaman digunakan, dan perlu di hindari untuk penggunaan hak tinggi maupun alas kaki yang terlalu ketat dan sempit, untuk menghindari luka diabetes. Lindungi kaki Anda dengan menggunakan kaus kaki yang lembut dan nyaman.

 

4. Pilihlah kaus kaki yang bersih, kering, & mudah menyerap keringat

 

Pilihlah kaus kaki dengan bahan-bahan yang mudah untuk menyerap keringat, seperti bahan katun. Hindari untuk penggunaan kaus kaki berbahan nilon & kaus kaki dengan bahan karet yang menyebabkan terlalu ketat.

 

Penggunaan kaus kaki yang terlalu ketat bisa mengurangi adanya sirkulasi udara di kaki dan mudah menmbulkan iritasi.

 

5. Rutin menggunting kuku


Menurut para ahli, salah satu cara untuk mencegah terjadinya luka diabetes ialah dengan rutin menggunting dan mebersihkan kuku. Bagi sebagian orang, kegiatan ini bukanlah kegiatan yang berbahaya. Namun, berbeda ceritanya bila kegiatan ini dilakukan oleh pasien diabetes, terutama diabetes dengan tipe 2 yang tidak terkontrol. Sebab, bila pasien terluka saat menggunting kuku, akan timbul adanya risiko komplikasi.

 

Maka karena itu, Anda lebih baik mengunjungi tenaga medis untuk berkonsultasi mengenai cara menggunting kuku yang baik dan aman. Dokter atau perawat, juga mungkin dapat membantu Anda untuk mencontohkan cara memotong kuku yang benar & aman, agar terjadinya luka diabetes bisa dihindari.

 

Bagi para penderita diabetes memang perlu waspada dan lebih berhati-hati dalam menjalani kegiatan ataupun aktivitas sehari-hari. Lantaran, penyakit ini bisa membuat penderitnya lebih rentan untuk terkena berbagai macam infeksi termasuk infeksi karena jamur dan infeksi bakteri yang membuat kondisi luka di tubuhnya jadi sulit untuk sembuh. Bila luka diabetes mulai muncul, segera mungkin untuk memeriksakan kondisi luka Anda ke pelayanan kesehatan terdekat sebelum menjadi bertambah parah.

 

 

Teknik Perawatan Luka Modern

 

Saat ini telah hadir metode perawatan luka modern yang bisa membantu untuk diterapkan dalam proses penyembuhan luka diabetes, dekubitus, luka bakar serta bekas luka yang tidak kunjung sembuh lainnya. Dengan menggunakan teknik tersebut, luka yang sudah parah, bahkan sudah mulai membusuk dan sulit diatasi nantinya setelah menjalani proses perawatan sedikit demi sedikit akan membaik hingga’ akhirnya bisa sembuh tanpa perlu adanya tindakan amputasi.

 

Di dalam pelaksanaan teknik perawatan luka modern, perawat dituntut untuk mempunyai pengetahuan serta skill dalam hal pelaksaan perawatan luka, misalnya pengkajian yang komprehensif, perencanaan dalam pelaksanaan intervensi luka, implementasi tindakan, serta evaluasi hasil yang ditemukan selama menjalani proses perawatan, serta adanya dokumentasi hasil yang sistematis. Perawat juga perlu bertanggung jawab terhadap keadaan pembalutan dan pengawasan terhadap luka akut. Intervensi perawatan mejadi titik tolak terhadap proses penyembuhan luka, perawatpun harus bertanggung jawab terhadap kualitas klien dengan luka.

 

Ada perbedaan mendasar antara perawatan luka konvensional dan perawatan luka modern?

 

Di dalam tehnik perawatan luka secara konvensional tidak mengenal perawatan dengan luka lembab, kasa umunya lengket pada luka karena luka dalam kondisi kering. Pada cara perawatan luka konvensional pertumbuhan jaringan sangat lambat sehingga menyebabkan tingkat resiko infeksi akan jauh lebih tinggi. Balutan luka pada cara konvensional juga hanya menggunakan kasa.


Sedangkan untuk teknik perawatan luka modern, perawatan luka lembab sehingga area permukaan luka tidak kering sehingga kondisi tersebut membuat kasa tidak mengalami lengket pada luka. Dengan adanya kondisi lembab tersebut dapat memicu petumbuhan jaringan jauh lebih cepat dan tingkat resiko terjadinya infeksi menjadi sangat rendah. Karena dengan balutan luka modern, luka tertutup dengan balutan.

 

Dan keunggulan penggunaan teknik perawatan luka modern yang lainnya dibanding cara konvensional ialah dalam menajemen luka. Manajemen luka dalam perawatan modern ialah dengan metode “moist wound healing” hal ini sudah mulai dikenalkan oleh penelitian yang dilakukan Prof. Winter pada tahun 1962. Moist wound healing ialah suatu methode yang mempertahankan kondisi lingkungan luka tetap terjaga kelembabannya untuk memfasilitasi penyembuhan luka lebih cepat. Luka lembab dapat diciptakan dengan cara occlusive dressing (perawatan luka tertutup).

 

Jadi untuk saat ini perawatan luka modern cenderung lebih disarankan dibandingkan metode yang konvensional lantaran risiko infeksi bisa lebih ditekan, dan dengan kondisi keadaan permukaan luka menjadi lembab maka akan menjadikan pertumbuhan jaringan jauh lebih cepat.

 

Bagi Anda yang membutuhkan jasa perawat untuk melakukan perawatan luka dengan teknik modern bisa segera menghubungi kami perawatanggilan.com untuk membantu Anda dan keluarga terkasih dalam melaksanakan tindakan perawatan luka modern dengan datang kelokasi tempat tinggal Anda atau home care..

 

Dengan layanan home care secara Profesional, Ramah, & Berpengalaman dalam melaksanakan tindakan perawatan luka secara modern.

 

Melayani berbagai tindakan dan prosedur medis perawatan luka Seperti :

 

✓ Merawat Luka Diabetes atau kencing Manis

✓ Ganti Perban Luka akibat Operasi

✓ Ganti Perban karena Khitan atau Sunat

✓ Merawat Luka Bakar

✓ Merawat Luka karena Kecelakaan

✓ Luka Khitanan atau Sunat

 

Area Layanan Kami Mencangkup Wilayah Bandung dan Sekitarnya:

 

✓ Bandung Kota Jasa : Perawatan luka diabetes Panggilan Homecare Bandung Kota

✓ Bandung Kabupaten : Jasa Perawatan luka diabetes Panggilan Homecare Bandung Kabupaten
✓ Bandung Timur : Jasa Perawatan luka diabetes Panggilan Homecare Bandung Timur

✓ Bandung Barat: Jasa Perawatan luka diabetes Panggilan Homecare Bandung Barat

✓ Bandung Selatan: Jasa Perawatan luka diabetes Panggilan Homecare Bandung Selatan

 

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap silahkan hubungi Contact Person Kami:

 

082176110044 ( w.a )

atau klik dibawah ini

Cara Mendapatkan Layanan Kami

Previous
Next

Mengapa Pesan Layanan perawatpanggilan.com

Tersedia 24 Jam
Perawat Terpercaya
Peduli Dengan Keluarga Anda
Respon Cepat & Handal
Layanan dilakukan di Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *